Minggu, 13 November 2016

5M Dalam Pembelajaran Kurikulum 2013 SD

Administrasi Guru Kurikulum 2013 »

Kurikulum menurut Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 Pasal 1 Ayat (19) adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.

Memahami pengertian 5M Kurikulum 2013 merupakan langkah lanjutan pengembangan kurikulum berbasis Kompetensi yang telah dirintis pada tahun 2004 dan KTSP 2006 yang mencakup kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan secara terpadu. Tuntutan pendidikan yang mengacu kepada 8 Standar Nasional Pendidikan yang meliputi standar pengelolaan, standar biaya, standar sarana pra sarana, standar pendidik, dan tenaga ke pendidikan, standar visi, standar proses, standar penilaian, dan standar kompetensi kelulusan.

Kurikulum 2013 merupakan langkah lanjutan pengembangan Kurikulum Berbasis Kompetensi yang telah dirintis pada tahun 2004 dan KTSP 2006 yang mencakup kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan secara terpadu. Tuntutan pendidikan yang mengacu kepada 8 Standar Nasional Pendidikan yang meliputi standar pengelolaan, standar biaya, standar sarana pra sarana, standar pendidik, dan tenaga kependidikan, standar visi, standar proses, standar penilaian, dan standar kompetensi kelulusan.

Dengan perubahan kurikulum sekolah dari KTSP menjadi kurikulum 2013, maka elemen perubahan di kelas inti adalah proses pembelajaran. Pada kurikulum sebelumnya proses pembelajaran menekankan "Guru memberi tahu" maka proses pembelajaran berubah menjadi model pembelajaran "siswa mencari tahu".

Kompetensi ini dirancang seiring dengan meningkatnya usia guru pada kelas tertenu. Melaluli kompetensi inti, integrasi vertikal berbagai kompetensi dasar pada kelas yang berbeda dapat dijaga. Rumusan Kompetensi inti menggunakan notasi sebagai berikut :

Kompetensi Inti -1 (KI-1) untuk kompetensi inti sikap spiritual,
Kompetensi Inti -2 (KI-2) untuk Kompetensi Inti sikap sosial,
Kompetensi Inti -3 (KI-3) untuk kompetensi inti pengetahuan, dan
Kompetensi Inti - 4 (KI-4) untk kompetensi inti keterampilan.

Penyempurnaan pola pikir perumusan kurikulum :

    Standar Kompetensi Lulusan diturunkan dari Standa Isi Standar Isi dirumuskan berdasarkan Tujuan Mata Pelajaran (Standar Kompetensi Lulusan Mata Pelajaran) yang dirinci menjadi Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Mata Pelajaran. (klik) Pemisahan antara mata pelajaran pembentukan sikap, pembentukan keterampilan, dan pembentukan pengetahuan. Kompetensi diturunkan dari mata pelajaran. Mata pelajaran lepas satu dengan yang lain, seperti sekumpulan mata pelajaran terpisah. Kurikulum 2013 Standar Kompetensi Lulusan diturunkan dari kebutuhan Standar Isi diturunkan dari Standar Kompetensi Lulusan melalui Kompetensi Inti yang bebas mata pelajaran. Semua mata pelajaran harus berkontribusi terhadap pembentukan sikap, keterampilan, dan pengetahuan. Mata pelajaran diturunkan dari kompetensi yang ingin dicapai Semua mata pelajaran diikat oleh kompetensi inti (tiap kelas)

Langkah Penguatan Proses Kurikulum 2013 :

  • Proses Pembelajaran Karakteristik Penguatan : Menggunakan pendekatan saintifik melalui mengamati, menanya, mencoba, menalar. Menggunakan ilmu pengetahuan sebagai penggerak pembelajaran untuk semua mata pelajaran. · Menuntun siswa untuk mencari tahu, bukan diberi tahu (Discovery Learning) Menekankan kemampuan berbahasa sebagai alat komunikasi, pembawa pengetahuan dan berfikir logis, sistemais, dan kreatif. Pemahaman 5M dalam K13.
  • Proses Penilaian Karakteristik Penguatan : Mengukur tingkat berfikir siswa mulai dari rendah sampai tinggi, Menekankan pada pertanyaan yang membutuhkan pemikiran mendalam (bukan sekedar hafalan), Mengukur proses kerja sswa, bukan hasil kerja siswa, menggunakan portofolio pembelajaran siswa.

Elemen Perubahan kurikulum 2013 sangat signifikan karena target yang harus dicapai adalah karakter peserta didik, dalam memahami 5m dalam K13 menurut permendikbud no 63 harus benar-benar diimplementasikan di sekolah.

Perubahan yang terjadi pada kurikulum 2013 adalah sebagai berikut :

  • Standar Isi (SI)
  • Standar Proses (SPr)
  • Standar Kompetensi Lulusan (SKL)
  • Standar Penilaian (SPn)

Elemen Perubahan Jenjang Sekolah Dasar meliputi :

1. Kompetensi Kelulusan : Adanya peningkatan dan keseimbangan Soft Skills dan Hard Skill yang meliputi aspek kompetensi sikap, keterampilan, dan pengetahuan.

2. Kedudukan mata pelajaran (ISI) : Kompetensi yang semula diturunkan dari mata pelajaran berubah menjadi mata pelajaran (Klik) dikembangkan dari kompetensi.

3. Pendekatan (ISI) : Tematik integratif dalam semua mata pelajaran.

4. Struktur Kurikulum (Mata pelajaran dan alokasi waktu) : Holistik berbasis sains (alam, sosial, dan budaya). Jumlah mata pelajaran dari 10 menjadi 6. Jumlah jam bertambah 4 Jam pelajaran/minggu akibat perubahan pendekatan pembelajaran.

5. Proses pembelajaran : Standar proses yang semula terfokus pda Eksplorasi, Elaborasi, dan konfirmasi dilengkapi dengan mengamati, menanya, mengolah, mengkaji, menyimpulkan, dan mencipta. Belajar tidak hanya terjadi diruang kelas, tetapi juga di lingkungan sekolah dan masyarakat. Guru bukan satu-satunya sumber belajar. Sikap tidak diajarkan secara verbal, akan tetapi melalui contoh dan teladan.

Dalam blog kami terdapat file Administrasi Guru Kurikulum 2013 lengkap dengan berbagai bentuk format yang bisa anda dapatkan melalui laman Pembelajaran 5 M saintifik kurikulum 2013. Demikian uraian diatas admin sajikan untuk anda semoga menambah wawasan dan informasi khusus nya kepada Bapak/ibu guru sekolah yang sudah menjalankan Program Kurikulum 2013.


0 komentar

Posting Komentar